RSS

Gerund

Gerund dan Penggunaannya

images

Yang dimaksud dengan gerund adalah verb1+ing yang difungsikan sebagai noun (kata benda). Misalnya: killing, receiving, answering, playing, studying, dst. Dalam kalimat, gerund dapat digunakan sebagai subject, object, dan modifier.

A. Gerund as Subjects

Penggunaan gerund sebagai subject kalimat sudah dibahas pada sentence components tentang subject kalimat. Untuk merefresh memori anda, perhatikan contoh berikut:

  1. Having a lot of money is better than having a little. (Punya banyak uang lebih baik dibanding punya sedikit uang).
  2. Writing and speaking are two different aspects in a language. (Menulis dan berbicara adalah 2 aspek yang berbeda dalam sebuah bahasa).
  3. Dropping out of school has caused him hard to find a good job. (Putus sekolah telah  membuat dia sulit mendapatkan pekerjaan yang layak/bagus).

B. Gerund as Objects

Jika verb mengikuti verb lainnya atau mengikuti prepositions, maka verb yang mengikuti ini berfungsi sebagai object kalimat.

1. Setelah verbs

Seperti halnya pada infinitive, gerund juga dapat mengikuti verbs tertentu, seperti pada pola kalimat berikut:

Subject + verb + gerund

Berikut adalah verbs yang langsung diikuti oleh gerund.

admit (mengakui)
appreciate (menghargai)
avoid (menghindari)
can’t help
consider (mempertimbangkan)
complete (menyelesaikan)
delay (menunda)
deny (menyangkal)
 
enjoy (menikmati)
finish (menyelesaikan)
mind (keberatan)
miss (merindukan)
postpone (menunda)
practice (berlatih)
quit (berhenti)
recall (mengingat)
 
regret (menyesali)
report (melaporkan)
resent (menyesali)
resist (bersikeras)
resume (memulai lagi)
risk (mengambil resiko)
suggest (menyarankan)
begin (mulai)
can’t stand (tidak tahan)
continue (melanjutkan)
dislike (tidak suka)
dread (takut)
hate (benci)
like (suka)
love (cinta)
prefer (lebih suka)
start (mulai)
stop (berhenti)
remember (ingat)
forget (lupa)

 

a) Verbs pada baris pertama (berwarna merah) selalu diikuti oleh gerund (tidak pernah diikuti oleh infinitives). Can’t help di sini berarti “not able to avoid a situation, or stop something from happening “.

b) Verbs pada baris kedua (berwarna merah) selain diikuti oleh gerund juga dapat diikuti oleh infinitive dengan makna sama dengan bentuk gerund-nya. (Lihat contohnya pada infinitive).

c)  Verbs pada baris ketiga (berwarna biru) juga dapat diikuti oleh infinitive, tetapi maknanya berbeda dengan bentuk gerund-nya.  Lihat contah  8, 9 & 10.

Contoh:

  1. Has Ryan admitted killing eleven people yet? (Apakah Ryan telah mengakui membunuh 11 orang?).
  2. I appreciated being given suggestions by her. (Saya menghargai diberi saran-saran oleh dia).
  3. Tony always avoids answering my questions. (Tony selalu menghindar menjawab pertanyaan-pertanyaan saya).
  4. I enjoyed being with you last night. (Saya menikmati bersama dengan kamu tadi malam).
  5. Have you finished reading the book yet? (Apakah kamu telah selesai membaca buku itu?)
  6. They prefer playing football to studying. (Mereka lebih milih/suka main sepakbola daripada belajar). Note: Verb prefer jika diikuti oleh gerund, pola kalimatnya berbeda dengan jika diikuti oleh invinitive.
  7. I can’t help worrying about the upcoming exam. (Saya tidak bisa berhenti mengkhawatirkan ujian yang segera/sudah dekat itu).
  8. I want to stop smoking. (Saya mau berhenti merokok). Dalam kalimat ini, subject I berkeinginan untuk tidak merokok-merokok lagi.
  9. My brother always remembers locking his car. (Kakak saya selalu ingat mengunci mobilnya). Selama ini, mobilnya belum pernah dalam keadaan tidak terkunci. Note: Gunakan gerund setelah verb remember jika aktivitasnya sudah dilakukan in the past.
  10. My brother never forgets locking his car. (Kakak saya tidak pernah lupa mengunci mobilnya). Sama dengan contoh 7, selama ini, mobilnya belum pernah dalam keadaan tidak terkunci. Note: Gunakan gerund setelah verb forget jika aktivitasnya sudah dilakukan in the past.

2. Setelah prepositions

Sebelum diikuti oleh gerunds, prepositions (kata depan) biasanya mengikuti verbs, adjectives, atau nouns. Perhatikan pola berikut:

Subject
verb
adjective
noun
preposition
gerund

a. Verbs + prepositions + gerunds

Phrase pada table berikut adalah verbs + prepositions yang selalu diikuti oleh gerund (tidak pernah diikuti oleh infinitive.)

approve of (menyetujui)
be better off (lebih baik)
give up (berhenti)
put off (memadamkan)
think about (memikirkan)
think of (memikirkan)
worry about  (mencemaskan)
succeed in (berhasil)
count on (percaya pada)
depend on (tergantung pada)
insist on (bersikeras pada)
keep on (meneruskan)
rely on (tergantung pada)
object to (keberatan)
look forward to (mengharapkan)
confess to (mengakui)

Note: Walaupun diikuti oleh preposition to, phrase pada baris kedua selalu diikuti oleh gerund. So, jangan dibingungkan dengan infinitive.

Contoh:

  1. He gave up smoking because of his doctor’s advice. (Dia berhenti merokok karena saran dokternya).
  2. Jenny insisted on buying that cellphone instead of this one. (Jenny bersikeras untuk membeli HP itu daripada HP ini).
  3. Have you ever thought of studying abroad? (Pernahkah kamu berfikir untuk belajar di luar negeri?)
  4. After a long trial and error, he finally succeeded in fixing his laptop. (Setelah lama mencoba-coba, dia akhirnya berhasil memperbaiki laptopnya).
  5. My older sister objected to not being allowed to go out wit her friends. (Kakak saya keberatan tidak diijinkan keluar rumah dengan teman-temannya).
  6. I am looking forward to seeing you soon. (Saya (sedang) sangat menantikan untuk bertemu denganmu segera). INCORRECT jika: I am looking forward to see you soon.
  7. No one has confessed to stealing my money yet. (Tak seorang pun yang telah mengaku mencuri uang saya). INCORRECT jika: No one has confessed to steal my money yet.

b. Adjectives + prepositions + gerund

Phrase pada table berikut adalah adjectives + prepositions yang selalu diikuti oleh gerund (tidak pernah diikuti oleh infinitive.)

accustomed to (terbiasa dengan)
intent on (bermaksud)
afraid of (takut pada)
interested in (tertarik dengan)
capable of (bisa/mampu)
successful in (sukses pada)
fond of (gemar pada)
tired of (lelah akan)

Contoh:

  1. Will you be capable of finishing your work by noon tomorrow? (Apakah kamu (akan) bisa menyelesaikan pekerjaanmu sebelum jam 12 siang besok?).
  2. Are you afraid of sleeping in the dark? (Apakah kamu takut tidur dalam keadaan gelap?).
  3. I am tired of studying all day long. Let’s go out to have fun. (Saya lelah (karena) belajar seharian. Ayo kita cari kesenangan di luar).
  4. Judith is fond of singing while taking a shower. (Judith gemar menyanyi ketika sedang mandi shower).
  5. Bobby is accustomed to buying roses for his girlfriend. (Bobby terbiasa membeli mawar untuk pacarnya).

c. Noun + preposition + gerund

Phrase pada table berikut adalah nouns + prepositions yang selalu diikuti oleh gerund (tidak pernah diikuti oleh infinitive.)

choice of (pilihan)
excuse for (alasan kenapa)
intention of  (maksud)
methods for/of (metode untuk)
possibility of (kemungkinan akan)
reason for (alasan dari)

Contoh:

  1. The teacher gave us a choice of taking another exam. (Guru itu memberi kita pilihan untuk mengikuti ujian lagi).
  2. I am so sorry. I had no intention of hurting your feeling. (Saya sangat menyesal. Saya tidak punya maksud untuk menyakiti hatimu).
  3. He always has an excuse for being late. (Dia selalu punya alasan kenapa (dia) telat).
  4. There is no possibility of recruiting new employees during recession we are facing now. (Tidak ada kemungkinan untuk merekrut pegawai baru selama resesi yang sedang kita hadapi sekarang).
  5. Have you found the best method for improving your English yet? (Apakah kamu sudah menemukan metode terbaik untuk meningkatkan (kemampuan) bahasa Inggris kamu?)
  6. Your reason for getting bad grades is a big nonsense. (Alasan kamu kenapa nilai-nilai kamu jelek adalah omong kosong/bualan belaka).

C. Gerund as Modifiers

Sering kita temukan kalimat yang menggunakan modifier berupa clause (i.e. prepositions + S + V). Jika subject dari main clause dan modifier tersebut sama, subject dari modifier tersebut dapat dihilangkan, tetapi verbnya berubah menjadi gerund.

Contoh:

  1. After doing the homework, I will play football. = After I do my homework, I will play football.
  2. Cats usually snore while sleeping. = Cats usually snore while they ( the cats) are sleeping.
  3. I had had a very bad English before reading these articles. = I had had very bad English before I read these articles.
  4. Besides watching movies, I like reading novels. = Besides I like watching movies, I like reading novels.
  5. Because of not studying well, I didn’t pass the test. = Because I didn’t study well, I didn’t pass the test. Note: Penggunaan because of dan because adalah berbeda. Can you see the difference?

D. Penggunaan (pronoun/noun) sebelum gerund

Pada pola-pola di atas, sebelum gerund  juga dapat disisipi pronoun dalam bentuk possessive adjectives (i.e. my, your, his, her, its, their, our) atau oleh noun dalam bentuk possessive (i.e. noun+’s, misalnya:  John’s, Rini’s, Indonesia’s, ect).

Subject
verb
(pronoun/noun)  in possessive form
gerund
Subject
verb
adjective
noun
prepositions
-
-
prepositions

Note: Perhatikan perbedaan pronoun yang digunakan pada infinitive.

Contoh:

  1. We are looking forward to your coming next week. (Kami sangat menantikan kedatanganmu minggu depan).
  2. My father doesn’t approve of my brother’s marrying her. (Ayah saya tidak menyetujui kakak saya mengawini dia).
  3. They resented the teacher’s not announcing the exam sooner. (Mereka menyesalkan pak guru yang tidak mengumumkan ujian lebih awal).
  4. He objected to my calling his girlfriend last night. (Dia keberatan atas telpon yang saya lakukan ke pacarnya tadi malam).
  5. We all regret Danny’s not going to school anymore. (Kita semua menyesalkan Danny yang tidak sekolah lagi).
  6. Before my sister’s leaving for Bali next week, my parents are going to have a small gathering at home this weekend. (Sebelum saudara perempuan saya berangkat ke Bali minggu depan, orang tua saya akan mengadakan acara ngumpul di rumah akhir pekan ini).
  7. After his confessing to using drugs, Maria didn’t want to see him again. (Setelah dia mengaku menggunakan narkoba, Maria tidak ingin bertemu  dia lagi).

Negative form Gerund

Bentuk negative gerunds dibuat dengan dengan menempatkan adverb NOT di depan gerund tersebut.

Contoh:

  1. She regretted not seeing her boyfriend last weekend.(Dia menyesal tidak bertemu pacarnya akhir pekan lalu).
  2. Students are usually worried of not getting good grades. (Murid biasanya cemas tidak akan mendapatkan nilai bagus).
  3. The criminal insisted on not telling the truth even though the policemen had tortured him. (Penjahat itu bersikeras tidak menceritakan yang sebenarnya walaupun polisi telah menyiksanya).

From: Swarabhaskara

 
Leave a comment

Posted by on March 6, 2013 in Gerund

 

Degrees of Comparison

order of comparisonDegrees of Comparison atau yang sering di sebut comparison degrees merupakan salah satu materi grammar yang banyak diajarkan di tingkatan sekolah, baik dari SD sampai SMA. Pelajran Degrees of Comparison pertama kali dikenalkan ketika kita SD kelas 6, dan merupakan materi pelajaran bahasa Inggris yang sulit dimengerti oleh anak SD.

Sebagaimana kita ketahui bahwa terdapat tiga tingkatan dalam Degrees of Comparison, pertama yaitu positive/ negative comparison, kedua comparative dan yang terakhir adalah superlative. Tetapi sebelum kita melangkah ke sub-bagian tersebut, alangkah baiknya jika paham terlebih dahulu pembentukan -er/est yang mutlak dibutuhkan ketika kita menggunakan comparative dan superlative.

Pembentukan Adjectives Untuk Comparative dan Superlative Degree.

Terdapat dua jenis pembentukan adjectives untuk comparative dan superlative degree, yaitu untuk one-sylable adjectives (adjectives dengan satu ucapan) dan more than one-syllable adjective (adjective dengan lebih dari satu pengucapan).

1. One-syllable adjectives
Banyak orang berpikir pembentukan one-syllable adjectives untuk comparative dan superlative degree sesimple dengan manambahkan er/est pada akhiran adjectives saja, tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti hal berikut di bawah ini.
Adjectives Comparative Superlative
Old Older Oldest
Tall Taller Tallest
Cheap Cheaper Cheapest
Late Later Latest
Nice Nicer Nicest
Angry Angrier Angriest
Funky Funkier Funkiest
Lucky Luckier Luckiest
Fat Fatter Fattest
Big Bigger Biggest
Thin Thinner Thinnest
  • Kebanyakan adjectives hanya ditambahkan -er/-est dalam membentuk adjectives untuk comparative dan superlative degree. Misalkan:
No Comperative Supelative
01 Old + -er = Older Old + -est = Oldest
02 Tall + -er = Taller Tall + -est = Tallest
03 Cheap + -er = Cheaper Cheap + -est = Cheapest
    • Untuk adjectives yang berakhiran huruf hidup (vowel) pembentukan adjectives untuk comperative dan superlative degree hanya ditambahkan -r/st. Misalnya:
No Comperative Supelative
01 Late + -r = Later Late + -st = Latest
02 Nice + -r = Nicer Nice + -st = Nicest
    • Untuk adjectives yang berkahiran huruf ‘Y’, pembentukan adjectives untuk comperative dan superlative degree yaitu dengan cara merubah huru ‘Y’ tersebut menjadi huruf ‘I’ kemudian ditambahkan -er/-est. Misalnya:
No Comperative Supelative
01 Angry = angri + er = Angrier Angry = angri + est = Angriest
02 Funky = funki + er = Funkier Funky = funki + est = Funkiest
03 Lucky = lucki + er = Luckier Lucky = lucki + est = Luckiest
    • Untuk adjectives yang berakhiran huruf mati (consonant) yang sebelumnya didahului oleh satu huruf hidup (vowel), misalkan fat, big, thin, pembentukan adjectives untuk comperative dan superlative yaitu dengan mengulang huruf akhir adjectives tersebut dan ditambahkan -er/-est. Misalnya:
No Comperative Supelative
01 Fat = fatt + -er = Fatter Fat = fatt + -est = Fattest
02 Big = bigg + -er = Bigger Big = bigg + -est = Biggest
03 Thin = thinn + -er = Thinner Thin = thinn + -est = Thinnest
Irrigular Comparison
Selain terdapat pengecualian dalam pembentukan one-syllable adjectives untuk comparative dan superlative seperti di atas, anda juga harus memperhatikan apa itu irrigular comparison. Irrigular comparison adalah pembentukan adjectives untuk comperative dan superlative yang tidak mengikuti ketentuan-ketentuan di atas. Misalnya:
Adjectives Comperative Suupelative
Good/well Better Best
Bad Worse Worst
Far Further/farther Futhest/farthest
Little Less Least
Old Older/elder Oldest/eldest
2. More than one-syllable adjectives
Adjective dengan lebih dari satu pengucapan adalah kata adjective yang memerlukan dua pengucapan atau lebih untuk mengucapkannya, misalkan kata ‘beautiful’ memerlukan tiga pengucapan byu-ti-ful, dsb.
Pembentukan comperative dan superlative untuk adjective dengan lebih dari satu pengucapan relatif mudah, yaitu dengan menambahkan kata more/ most di depan kata adjective tersebut. Misalkan:
Adjectives Comperative Supelative
Beautiful More beautiful Most beautiful
Handsome More handsome Most handsome
Ugly More ugly Most ugly
Setalah memahami pembentukan comperative dan superlative untuk one-syllable dan more than one-syllable adjective di atas, seperti yang penulis janjikan, mari kita simak penjelasan dari tiga jenis Degrees of Comparison.
1. Equality comparison (Perbandingan setara)
Pada equality comparison ini, menggambarkan perbadinginan yang setera antara pembading dan yang dibandingakan. Terdapat dua jenis equality comparison yaitu Postive comparison dan Negative Comparison.
Positive Comparison
Rumus:
Subject + To be + As + Adjectives + Object
Contohnya:
- My hands were as cold as ice. (Tangan-tangan ku sedingin es)
- She is as beautiful as her mother.(Dia (pr) secantik ibunya)
Negative Comparison
Rumus:
Subject + To be + Not + As/so + Adjectives + Object
Contohnya:
- She is not as/so beautiful as her mother. (Dia (pr) tidak secantik ibunya.)
- Andi is not as/ so tall as Tomy. (Andi tidak setinggi Tomy.)
2. Comparative
Comparative adalah struktur kebahasaan dalam bahasa Inggris yang membandingkan satu orang/benda (tunggal) dengan satu orang/benda lainnya (tunggal). Biasanya dicirikan dengan adanya kata More/-er (lebih) dan Than (dari pada). Untuk mengetahui bagaimana membentuk adjectives yang mendapat imbuhan more/-er, lihat penjelasan di atas.
Rumus:
Subject + To be + More/-er + Adejctives + Than + Object
Contohnya:
- She is more beautiful than her mother. (Dia (pr) lebih cantik dari pada ibunya.)
- Andi is more handsome than Tomy. (Andi lebih tampan dari pada Tomy.)
Selain mengguankan rumus di atas, terdapat pula pola yang mencerminkan Comparative yaitu dengan pengguanaan The …. The …, misalkan:
- The sooner the better. (Lebih cepat lebih baik.)
- The older I get, the happier I am. (Semakin tua, semakin bahagia saya.)
- The more dangerous it is, the more I like it. (Semaikin berbahaya, semakin saya suka.)
3. Superlative
Superlative adalah struktur kebahasaan dalam bahasa Inggris yang membandingkan satu orang/ benda (tunggal) dengan orang/ benda yang lain (jamak). Biasanya dicirikan dengan adanya kata Most/-est (paling) dan artikel the sebelum kata most/-est. Untuk mengetahui bagaimana membentuk adjectives yang mendapat imbuhan most/-est, lihat penjelasan di atas.
Rumus :
Subject + To be + The + Most/-est + Adjective
Contohnya:
- She is the most beautiful creature in the world. (Dia adalah mahluk paling cantik di dunia.)
- I am the smartest students in the class. (Saya siswa paling cerdas di kelas.)
 
Leave a comment

Posted by on February 22, 2013 in Grammar

 

Auxiliary Verb : Do, Be, dan Have

Auxiliary Verb Be, Do, Have

Be, do, dan have merupakan primary auxiliary verb. Sebagai auxiliary, kata-kata kerja ini tidak mempunyai arti sendiri. Penjelasan lebih lengkap mengenai kata-kata kerja ini dapat dilihat di Pengertian dan Contoh Auxiliary Verb.

 Tabel Fungsi dan Contoh Be, Do, & Have

Fungsi dan contoh primary auxiliary verb be, do, dan have dalam kalimat dapat dilihat pada tabel sebagai berikut.

Auxiliary Verb Fungsi Contoh
Be
(am, is, are, was, were, be, being, been)
membentuk present/past continuous/progressive tense. Kemudian dapat pula ditambahkan modal will untuk membentuk future continuous. The maid is brushing the bathroom floor. (Present Continuous)
They were roasting corns at this time last night. (Past Continuous)
The party will be starting at this time tomorrow. (Future Continuous)
bersama auxiliary have membentuk present/past perfect continuous/progressive tense. Dapat pula ditambahkan modal will untuk membentuk future perfect continuous. The manager has been checking the documents. (Present Perfect Cont.)
The cat will have been sleeping long. (Future Perfect Cont.)
membentuk passive voice Your cake is being eaten by him. (Passive Present Cont.)
The room was cleaned by my assistant last night. (Passive Past Tense)
Do
(do, does, did)
memberikan penekanan pada kalimat indicative (normal) maupun
imperative, dan adverb of frequency
I do finish my homework.
Do open the door.
Tina seldom does wash her shoes by herself.
untuk mengajukan pertanyaan (question tag[1], Yes-No[2], dan Wh-question[3]). Dapat pula digunakan untuk mengajukan clarifying question[4] (pertanyaan klarifikasi) berhubungan negative statement (pernyataan negatif) sebelumnya. You do love me, don’t you?[1]
Did you see him yesterday?[2]
What does she want from you?[3]
“Diana didn’t have much money.”
“Then who did borrow me?”[4]
bersama not untuk membentuk kalimat negatif I do not like coffee.
She didn’t come last night.
membuat short answer (jawaban pendek) Yes, I do.
Yes, she does.
dipadukan dengan conjunction so dan neither untuk mengekspresikan similarity (persamaan) dan differences (perbedaan). My brother loves sport and so do I.
I don’t want to spend my money unwisely; neither does my friend.
Have
(have, has, had)
membentuk perfect tense Dira has studied in French since April. (Present Perfect)
I had already had breakfast by the time he picked me up. (Past Perfect)
dikombinasikan dengan modal untuk mengekspresikan possibility (kemungkinan) dimasa lalu. He might have realized his mistakes.
My father may have read this book.

References:

  • Helping and Modal Auxiliary Verbs. http://grammar.ccc.commnet.edu/grammar/auxiliary.htm. Accessed on October 10, 2012.
  • Helping Verbs. http://www.englishclub.com/grammar/verbs-what_classification-helping.htm. Accessed on October 10, 2012.
  • The Auxiliary Verb. http://www.chompchomp.com/terms/auxiliaryverb.htm. Accessed on October 10, 2012.
  • Helping Verb. http://grammar.about.com/od/fh/g/helpverbterm.htm. Accessed on October 10, 2012.
  • Notes on “Do”. http://grammar.about.com/od/irregularverbs/a/Notes-On-Do.htm. Accessed on October 10, 2012.
 
Leave a comment

Posted by on October 15, 2012 in Uncategorized

 

Perbedaan antara British English dan American English

Bahasa Inggris digunakan di banyak negara baik sebagai bahasa Ibu maupun sebagai bahasa ke-dua. Itulah sebabnya selain “bahasa Inggris” ada banyak “bahasa Inggris-bahasa Inggris” lain yang merupakan variasi dari bahasa tersebut. Dua versi bahasa Inggris yang paling umum digunakan adalah bahasa Inggris British dan bahasa Inggris Amerika.

Sebelum kita menilik beberapa perbedaan diantara kedua versi bahasa Inggris ini perlu ditekankan bahwa perbedaan-perbedaan ini cukup tipis dan seiring dengan internasionalisasi di era moderen sekarang ini perbedaan-perbedaan tersebut bahkan bisa dikatakan semakin berkurang.

Sedikit perbedaan yang terdapat antara bahasa Inggris British dan Inggris Amerika cenderung hanya memperkaya komunikasi dan tidak menimbulkan masalah ataupun kesulitan dalam berkomunikasi. Berikut perbedaan bahasa Inggris British dan Amerika ditinjau dari beberapa sudut pandang.

Ejaan (spelling)

Bahasa Inggris British cenderung mempertahankan ejaan banyak kata yang asalnya dari Perancis sedangkan Inggris Amerika mencoba untuk mengeja kata lebih mendekati cara mereka melafalkannya dan mereka menghilangkan huruf-huruf yang tidak diperlukan.

Berikut beberapa contohnya:

Bahasa Inggris British Bahasa Inggris Amerika
centre

theatre

realise

catalogue

programme

travelled

neighbour

grey

plough

to practise (verb)

practice (noun)

cheque

Center

theater

realize

catalog

program

traveled

neighbor

gray

plow

to practice (verb)

practice (verb)

check (noun)

Pelafalan (pronunciation)

  • Orang Amerika biasanya melafalkan huruf “r” dengan menggulung lidah mereka ke belakang dan merapatkannya ke langit-langit mulut sedangkan kebanyakan orang Inggris tidak melafalkan huruf “r” dalam kata, khususnya jika terdapat pada akhir kata.
  • Dalam bahasa Inggris Amerika kata “can” dan “can’t” kedengaran sangat mirip sedangkan dalam bahasa inggris British Anda bisa membedakannya secara jelas.
  • Orang Amerika cenderung melafalkan kata seperti “reduce”, “produce”, “induce”, “seduce” (kata-kata kerja yang berakhiran “duce”) dengan lebih rileks, yang berarti bahwa setelah huruf “d” mengikut bunyi/huruf “u”. Dalam bahasa Inggris British setelah huruf “d” ditambahkan “j”.
  • Orang Amerika memiliki kecenderungan untuk mereduksi kata dengan menghilangkan beberapa huruf. Kata “facts” misalnya dalam bahasa inggris Amerika dilafalkan sama dengan kata “fax” – “t” tidak diucapkan.
  • Kadang-kadang huruf dihilangkan dalam bahasa Inggris British seperti dalam kata “secretary”, dimana huruf “a” tidak diucapkan.
  • Dalam bahasa Inggris Amerika, kombinasi huruf “cl” dalam kata seperti “cling”, “climat”, “club” dll, kedengaran lebih frikatif. Anda dapat menghasilkan bunyi ini dengan menegangkan pita suara.

Penekanan kata terkadang juga berbeda. Contoh, kata “details” mendapatkan penekanan pada huruf “e” dalam Inggris British dan pada “ai” dalam Inggris Amerika.

Kosa kata (vocabulary)

Ada beberapa kata dan istilah yang digunakan hanya dalam Inggris British atau hanya dalam Inggris Amerika. Akan tetapi, dengan adanya media baru seperti internet dan dunia yang semakin mengglobal kata-kata seperti ini menjadi semakin sedikit. Berikut beberapa contohnya.

Bahasa Inggris British Bahasa Inggris Amerika
lift

boot

autumn

litter

crossroad

trousers

Elevator

trunk

fall

garbage

crossing

pants

Adapun bahasa Inggris yang kita pelajari di bangku-bangku sekolah dan kuliah lebih dominan bahasa Inggris British.

Daftar rujukan:
- http://www.english-test.net/articles/5/index.html
- http://www.english-test.net/articles/6/index.html
- http://www.1-language.com/articles/differences-between-british-and-american-english

 
Leave a comment

Posted by on October 11, 2012 in Teaching

 

Auxiliary Verbs

Pengertian Auxiliary Verbs

Auxiliary verb adalah kata kerja yang muncul sebelum main/lexical verb (kata kerja utama) di dalam suatu kalimat untuk memodifikasi makna dari kata kerja utama tersebut. Tidak seperti kata kerja utama, helping atau auxiliary verbs tidak mempunyai arti sendiri. Kata kerja pembantu ini terdiri dari primary (be, do, have) dan modal (can, could, may, might, will, would, shall, should, must, ought to).

 

Kombinasi Auxiliary Verbs

Sebuah kata kerja utama dapat dilengkapi sampai tiga auxiliary verb di dalam suatu kalimat dimana terdiri dari modal dan satu atau dua primary. Contoh kombinasi pada kata kerja ini dapat dilihat pada tabel sebagai berikut.

Contoh Kombinasi:

  • The children should have slept. (modal: should, primary: have; Present Perfect Tense)
  • The book has been read. (primary: has, been; Passive-Present Perfect Tense)
  • I have been driving for an hour. (primary: have, been; Present Perfect Continuous Tense)
  • I will have been sleeping. (modal: will, primary: have, been; Future Perfect Continuous Tense)

 

Primary Auxiliary Verbs

Primary Auxiliary Verbs terdiri dari be, do, dan have. Ketiga kata kerja ini dapat pula berfungsi sebagai kata kerja utama. Adapun penjelasan singkat be, do, dan have dapat dilihat pada tabel sebagai berikut.

Auxiliary Verb Penjelasan Contoh
Be Terdiri dari: am, is, are,
was, were, be, being, been
The children are sitting on the floor.
He is working.
Do terdiri dari: do, does, did I do submit the task.
Did you come last night?
Have terdiri dari: have, has, had Joni has read the biography.
I had already slept by the time you sent me the SMS.

References:

  • grammar.ccc.commnet.edu: Helping and Modal Auxiliary Verbs
  • englishclub.com: Helping V.
  • chompchomp.com:The Auxiliary Verb
  • grammar.about.com: Helping V. ; Notes on “Do”
 
Leave a comment

Posted by on October 6, 2012 in Grammar

 

Jenis-Jenis Kata Kerja dalam Bahasa Inggris

Pengertian Verbs

Verbs (kata kerja) adalah kata yang menunjukkan nama perbuatan yang dilakukan oleh subyek, namun mungkin juga untuk menunjukkan keadaan. Verbs biasanya menjadi Predikat dari suatu kalimat.

Contoh:

  • Henry comes from London.
    (Henry datang dari London)
  • My brother studiesin America.
    (Abang saya kuliah di Amerika)
  • She isvery beautiful.
    (Dia cantik sekali)

 

Macam-macam Kata Kerja

1. Finite Verb (Kata Kerja Biasa)

Ciri-ciri Kata Kerja Jenis ini adalah sebagai berikut:

  • Bila dipakai dalam kalimat tanya dan negative perlu memakai kata kerja bantu do, does atau did.
  • Bentuknya dapat berubah-ubah oleh tense.
  • Biasanya mempunyai bentuk-bentuk:
  • Infinitive
  • Present Participle
  • Gerund
  • Past Tense
  • Present Tense
  • Past Participle

Contoh:

  • Ms. Anne reads a novel. (Infinitive)
  • Ms. Anne is reading a novel. (Present Participle)
  • Does Ms. Anne read a novel?
  • Ms. Anne read a novel. (Past Tense)
  • Ms. Anne has read a novel. (Past Participle)

2. Auxiliary Verbs (Kata Kerja Bantu)

Yaitu kata kerja yang digunakan bersama-sama dengan kata kerja lain untuk menyatakan tindakan atau keadaan, atau berfungsi untuk melengkapi fungsi gramatikal.

Kata Kerja Auxiliary adalah:

  • Is, am, are
  • Was, were
  • Do, does, did
  • Has, have, had
  • Can, could
  • May, might
  • Will, would
  • Shall, should
  • Must
  • Ought to
  • Had better
  • Need, Dare (Dapat juga berfungsi sebagai Kata Kerja Biasa)

Contoh:

  • She can swim well.
  • You need go to the Doctor. –> Auxiliary
  • You need to go to the Doctor. –> Finite Verbs

3. Linking Verbs (Kata Kerja Penghubung)

Yaitu kata kerja yang berfungsi menghubungkan antara subject dengan complement-nya. Kata yang dihubungkan dengan subject tersebut dinamakan subject complement. Jika kata Kerja Penghubung tersebut kita gantikan dengan be (am, is, are, was, dll.), maka maknanya tidak berubah.

Linking Verbs yang umum adalah:

  • be (am, is, are, was, dll.)
  • look
  • stay
  • appear
  • become
  • remain
  • taste
  • feel
  • seem
  • smell
  • grow
  • sound

Contoh:

  • The actress is beautiful.
  • Alex looks serious. (= Alex is serious).
  • The cakes smell delicious (=the cakes are delicious).

4. Transitive Verbs (Kata Kerja Yang Membutuhkan Objek)

Yaitu kata kerja yang memerlukan object untuk menyempurnakan arti kalimat atau melengkapi makna kalimat.

Kata kerja Transitive diantaranya adalah: Drink, watch, read, fill, open, close, dll

Contoh:

  • He watches the film. (Kalimat ini tidak akan lengkap, jika “the film” kita hilangkan. Orang lain akan bertanya-tanya – menonton apa?, maka watch (menonton) membutuhkan object agar makna kalimat tersebut dapat dipahami).
  • The man cuts the tree.

5. Intransitive Verbs (Kata Kerja Yang Tidak Membutuhkan Objek)

Yaitu adalah kata kerja yang tidak memerlukan obyek, karena sudah dapat dipahami dengan sempurna makna kalimat tersebut.

Kata-kata kerja yang termasuk Intransitive verbs diantaranya adalah: Shine, come, sit, boil, sleep, fall, cry, dll.

Contoh:

  • The baby cries.
  • My mother is sleeping.
  • The water boils.

Catatan:

  • Ada juga beberapa kata kerja yang dapat berfungsi sebagai transitive maupun intransitive verbs.

Contoh:

  • He drops his bottles. (transitif)
  • The rain drops from the sky. (intransitif)
  • The contestants still misunderstood then. (transitif)
  • The contestants still misunderstood. (intransitif)
  • They grow the rubber trees. (transitif)
  • Rice grows in the fertile soil. (intransitif)

Ada beberapa verb intransitive yang memakai Objective Noun yang mempunyai satu kesatuan makna dengan kata kerjanya. Objeknya disebut Cognate Object.

Contoh:

  • Heplayedthe fool.
    (Dia bermain gila-gilaan).
  • He laughsa hard laugh.
    (Dia tertawa terbahak-bahak).
  • He slepta sound sleep.
    (Dia tidur nyenyak).
  • He dieda miserable death.
    (Dia mati dengan mengenaskan).

Ada beberapa verb transitive dan intransitive walaupun sudah mempunyai object tetapi artinya belum sempuma sebelum ditambah kata-kata lain.

Kata Kerja jenis ini diantaranya adalah: make, name, call, find, declare, suppose, consider, bring, give, appoint, seen, hear, dll.

Contoh:

  • I will make you happy.
  • I appoint him to be my assistant.

Ada juga kata kerja yang mempunyai pola sebagai berikut:

  • Kata Kerja + Preposition + Object
  • Kata Kerja + Preposition + Kata Kerja-ing

Contoh:

  • We talked about the problem.
  • She felt sorry for coming late.

Kata-kata kerja untuk pola kedua diantaranya adalah: succeed in, think about/of, dream of, dream about, approve of, look forward to, insist on, decide against, angry with, sorry for, thanks for, dll.

Ada juga Kata Kerja tertentu yang mempunyai pola sebagai berikut:

  • Kata Kerja + Object + Preposition + Kata Kerja-ing

Contoh:

  • They accused me of telling lies.
  • Do you suspect the man of being a spy?
  • I congratulated Bob on passing the exam.
  • What prevented him from coming to the party?
  • I thanked her for being so helpful.

6. Regular & Irregular Verbs

Regular Verb adalah kata kerja yang dapat berubah-ubah sesuai dengan bentuk tense; dan perubahan bentuk kata kerja itu secara teratur.

Contoh perubahan Kata Kerja jenis ini adalah:

  • Call – called – called
  • Admit – admitted – admitted
  • Submit – submitted – submitted
  • Invite – invited – invited

Irregular Verb adalah kata kerja yang mempunyai fungsi sama dengan regular verb, tetapi perubahan bentuk kata kerja ini secara tidak teratur.

Contoh perubahan kata kerja jenis ini adalah:

  • Read – Read – Read
  • Come – came – come
  • Begin – began – begun
  • Sleep – slept – slept
 
Leave a comment

Posted by on September 24, 2012 in Part of Speech

 

Present Continous Tense

Present Continous Tense digunakan untuk tindakan-tindakan yang sedang terjadi saat sekarang. Misalnya, “I am studying English” berarti bahwa saya sedang dalam proses belajar bahasa Inggris sekarang.

Bentuk

Present Continous Tense dibentuk dengan menambahkan kata kerja “to be” dan bentuk -ing. Perhatikan tabel berikut:

Tunggal

Afirmatif

I am studying
You are studying
She is studying
He is studying
It is studying

Negatif

I am not studying
You are not studying
She is not studying
He is not studying
It is not studying

Interrogative

Am I studying?
Are you studying?
Is she studying?

Jamak

Afirmatif

We are studying
You are studying
They are studying

 

Negatif

We are not studying
You are not studying
They are not studying

 

Interrogative

Are we studying?
Are you sutdying?
Are they studying?

Untuk kelimat negatif kita cukup menambahkan not setelah kata kerja bantu “to be”, contoh:

  • I am playing -> I am not playing

Untuk pertanyaan kita menukar posisi subjek dan kata kerja bantu “to be”, sebagai contoh:

  • You are playing -> Are you playing?

Kegunaan

Present Continous Tense digunakan untuk tindakan-tindakan yang sedang terjadi saat sekarang. Contoh:

  • We are studying English (kami sedang belajar bahasa Inggris)
  • You are using a computer (kamu sedang menggunakan komputer)

Present Continous Tense juga digunakan untuk proses-proses yang terjadi di sekitar waktu sekarang. Misalnya:

  • It is raining today (hari ini hujan)
  • I am working in Paris this month (saya kerja di Paris bulan ini)
  • The world is turning (dunia berputar)

Periode waktu dari kalimat pertama diatas adalah today (hari ini), kalimat kedua satu bulan, dan kalimat terakhir selama-lamanya, tetapi semua kalimat ini membicarakan tentang proses-proses yang terjadi di sekitar waktu sekarang. Proses-proses tersebut terjadi sebelum waktu sekarang, sedang terjadi sekarang, dan akan terus berlangsung setelah sekarang. Inilah inti pokok dari Present Continous tense.

Present Continous tense juga digunakan untuk tindakan atau kebiasaan yang berulang. Pengulangan seperti ini dianggap sebagai sebuah proses yang terus berlanjut (kontinyu). Sebagai contoh:

  • I am getting up early this week (saya cepat bangun pekan ini)

Tentunya subjek (I) pada kalimat diatas tidak hanya bangun satu kali dalam satu pekan, tetapi selama satu pekan subjek akan bangun cepat setiap hari, jadi ini bisa dianggap sebagai satu proses.

Present Continous juga digunakan untuk rencana-rencana di masa mendatang yang sudah pasti waktunya. Contoh:

  • I’m going to Rome at 10.30 tomorrow (saya akan pergi ke Roma jam 10.30 besok)
  • She’s coming to my apartment this evening (dia akan datang ke apartemenku malam ini)

Pengejaan

Untuk membuat bentuk -ing, yang juga dikenal sebagai present participle, kita biasanya menambahkan -ing ke kata kerja. Contoh:

  • study – studying
  • eat – eating
  • jump – jumping

Untuk kata-kata kerja yang berakhiran -e, kita menghilangkan huruf e dan menambahkan -ing. Contoh:

  • write – writing: bukan writeing
  • skate – skating: bukan skateing.

Untuk kata kerja yang berakhiran dengan suku kata dan huruf konsonan, kita biasanya menggandakan huruf konsonan terakhir dan menambahkan -ing. Contoh:

  • run – running: bukan runing
  • cut – cutting: bukan cuting

Untuk kata kerja yang berakhiran -ie kita mengganti -ie dengan -y dan menambahkan -ing. Contoh:

  • lie – lying: bukan lieing

Contoh penggunaan dalam percakapan

1) What are you doing?
I’m studying English. What are you doing?
I’m making some food. Do you want some?
Sure!

2) Right now I’m working at home. My friend is talking on the ‘phone and my sister is studying Spanish. She wants to be a businesswoman, so she’s learning a new language. I usually work at the office, but today I’m working at home. It’s great fun!

3) How’s Sarah?
She’s fine. She’s living in Chicago now.
Really!
Yes, and she’s working as a fashion designer.
That’s great. Is she having a good time?
Yes, she’s doing really well.

 
Leave a comment

Posted by on September 15, 2012 in Present Continous Tense

 
 
%d bloggers like this: